INFOGRAFIS : Boost Your Mental Health: Berdialog dengan Diri Sendiri (Positive Self-Talk)

Mungkin sebagian dari kalian gak asing atau pernah melakukan self-talk, baik itu dengan suara atau berbicara dalam pikiran. Namun, banyak juga yang menganggap bahwa “ngobrol” sama diri sendiri tuh aneh, kayak gak punya temen, dan sebagainya. Padahal, sebenarnya berbicara dengan diri sendiri tuh banyak manfaatnya loh!

Walaupun banyak orang menganggap bahwa berbicara dengan diri sendiri itu aneh, tetapi banyak juga penelitian yang menyebutkan bahwa orang yang dapat menguasai positive self-talk dianggap lebih percaya diri, termotivasi, dan produktif (Ford, 2015; Indraharsani & Budisetyani, 2017; Morris & Legg, 2016). Kira-kira apa saja ya manfaatnya? Terus gimana ya cara menerapkannya supaya dapat meningkatkan kesehatan mental kita?

ILMPI WILAYAH 2/SELF-TALK

Self-talk merupakan dialog internal diri kita sendiri. Hal ini dipengaruhi oleh pikiran bawah sadar kita dan juga dapat mengungkapkan pikiran, keyakinan, pertanyaan, dan juga ide kita. Self-talk dapat memiliki pengaruh yang besar pada cara kita melihat diri kita sendiri dan dunia di sekitar kita daripada yang kita sadari (Holland & Legg, 2020; Mead, 2021).

Self-talk itu terbagi menjadi dua, yaitu positive self-talk dan negative self-talk. Keduanya dipengaruhi dari bagaimana kita melihat dan menilai sesuatu. Positive self-talk dipercaya dapat memberikan dampak positif bagi kesejahteraan mental. Sedangkan negative self-talk berdampak sebaliknya. Negative self-talk cenderung mengkritik diri sendiri atau bahkan merenungkan suatu masalah terus-menerus sehingga dapat mengakibatkan kecemasan hingga depresi.

Manfaat Positive Self-Talk

Positive self-talk dapat membantu kita dalam menghadapi suatu tantangan dan situasi stress dengan pola pikir yang lebih terbuka dan optimis (Mead, 2021). Positive self-talk bukan hanya tentang berpikir bahwa kita hebat dan sebagainya, tetapi juga tentang menata ulang pikiran kita dalam memandang sesuatu, menghilangkan bias negatif, dan meluruskan pandangan bahwa kita dapat melewati berbagai hal.

Selain itu, banyak penelitian setuju bahwa positive self-talk memiliki banyak manfaat lain, diantaranya:

  • Meningkatkan performa
  • Meningkatkan kepercayaan diri
  • Mengontrol emosi
  • Mencegah kecemasan dan depresi
  • Mengatasi rasa kesepian
  • Menjaga fokus
  • Mengarahkan pikiran yang positif karena “you are what you think”

Mengapa Self-talk dapat berpengaruh bagi kesehatan mental?

Self-talk dapat berpengaruh bagi kesehatan mental karena adanya hubungan antara tubuh dan pikiran . Dengan melakukan self-talk berarti kita sedang mengobrol dengan diri sendiri, sehingga akan terbentuk koordinasi antara tubuh dan pikiran yang kemudian membentuk suatu pola pikir, performa, dan emosi (Ford, 2015; Indraharsani & Budisetyani, 2017).

Untuk menerapkannya, kita dapat mengubah self-talk yang negatif menjadi self-talk yang positif, supaya berguna bagi kesehatan mental kita:

Negative self-talkPositive self-talk
Gue bakal mengecewakan semua orang kalau gue berubah pikiranGue berhak mengubah pikiran. Orang lain akan mengerti
Kok dia keren banget ya, gue gak ada apa-apanya, gue payah bangetOke dia keren, tapi gue juga bisa keren di jalan gue. Kita orang yang beda, gue hanya bandingin diri gue sekarang dengan gue di masa lalu
Gue belum pernah ngelakuin ini sebalumnya, gue pasti bakal mengecewakan banyak orangIni adalah kesempatan yang luar biasa bagi gue, gue bakal berusaha sebaik mungkin
Ini semua kesalahan gue, seharusnya gue gak ngelakuin ituGue memaafkan diri gue atas kesalahan gue dan gue akan belajar dari itu
Kok gue bodoh banget ya, semua orang sudah tahu, gue belumGak apa-apa kok baru tahu sesuatu, gak semua hal harus kita tahu

Tidak hanya kepada orang lain, berkata yang baik juga perlu kepada diri kita sendiri. Untuk itu, yuk kita terapkan kata-kata yang baik untuk diri kita sendiri, supaya dapat meningkatkan kesejahteraan mental kita!

[quotes]

“Your thoughts are the source of your emotions and mood. The conversations you have with yourself can be destructive or beneficial. They influence how you feel about yourself and how you respond to events in your life.” –Susan York Morris, 2016

Referensi

Ford, F. D. (2015). Exploring the impact of negative and positive self-talk in relation to loneliness and self-esteem in secondary school-aged adolescents. University of Bolton. https://e-space.mmu.ac.uk/id/eprint/583488

Holland, K., & Legg, T. J. (2020, June 26). Positive Self-Talk: How Talking to Yourself Is a Good Thing. Healthline.Com. https://www.healthline.com/health/positive-self-talk#_noHeaderPrefixedContent

Indraharsani, I. A. S., & Budisetyani, I. W. (2017). Efektivitas Self-Talk Positif untuk Meningkatkan Performa Atlet Basket. Jurnal Psikologi Udayana, Vol.4 No. 2, 367–378.

Mead, E. (2021, February 18). What is Positive Self-Talk (Incl. Example). PositivePsychology.Com. https://positivepsychology.com/positive-self-talk/

Morris, S. Y., & Legg, T. J. (2016, Desember). What Are the Benefits of Self-Talk? Healthline.Com. https://www.healthline.com/health/mental-health/self-talk

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *