Kepribadian merupakan tingkah laku dan sifat khas seseorang yang bisa membedakannya dengan individu lain. Selain itu, kepribadian adalah sebuah integrasi dari karakteristik yang terstruktur, minat, pola tingkah laku, kemampuan dan juga potensi yang dimiliki oleh seseorang. Itu artinya, kepribadian adalah semua hal dari diri seseorang yang diketahui oleh orang lain. Dalam berinteraksi dengan orang-orang yang ada di lingkungan hidupnya, setiap individu akan memiliki tipe kepribadian masing-masing dalam beradaptasi, menyesuaikan diri, atau menyerah dalam lingkungan tersebut.

Hubungan kepribadian dengan urutan lahir

American Psychological Association menjelaskan kata kepribadian sebagai sebuah pola karakteristik berpikir, merasa dan berperilaku pada suatu individu. Studi tentang kepribadian berfokus pada dua bidang, yakni memahami perbedaan individu dalam karakteristik kepribadian serta memahami bagaimana berbagai bagian dari individu dapat bersatu secara keseluruhan.

Teori perihal urutan kelahiran dan kepribadian mengacu pada urutan kelahiran seorang anak dalam keluarganya. Urutan kelahiran sering diyakini memiliki efek mendalam dan bertahan lama pada perkembangan psikologis seseorang, termasuk kepribadian. Alfred Adler (1870–1937) adalah salah satu ahli yang menyatakan bahwa urutan kelahiran mempengaruhi kepribadian seseorang.

Adler berpendapat bahwa urutan kelahiran dapat meninggalkan kesan yang tak terhapuskan pada gaya hidup individu, yang merupakan kebiasaan seseorang dalam menangani tugas-tugas persahabatan, cinta, dan pekerjaannya. Menurut Adler, dalam teori urutan kelahirannya, anak sulung merupakan sosok pemimpin dan cenderung memiliki tanggung jawab yang besar di dalam berbagai aktivitasnya. Anak tengah mungkin merasa diabaikan atau terabaikan, sehingga membuat anak tengah cenderung lebih banyak aktif di luar rumah dan cenderung lebih fleksibel.

Pada tahun 1996, Frank Sulloway menerbitkan sebuah buku berjudul Born to Rebel:Birth Order, Family Dynamics And Creative Lives. Dalam publikasi tersebut, terdapat pendapat evolusioner untuk dampak urutan lahir pada kepribadian. Sulloway juga menyatakan bahwa saudara sekandung seri kali bersaing demi sumber yang penting dan sulit didapatkan, seperti kasih sayang dan perhatian orang tua. Keberhasilan anak  dalam kompetensi ini mencerminkan strategi yang berdampak pada kepribadian mereka, dan posisi urutan lahir memprediksikan ciri-ciri kepribadian tersebut.

Ciri-ciri kepribadian enurut Adler dalam konstelasi keluarga berdasarkan urutan kelahiran:

  • Anak sulung memiliki perasaan berkuasa dan superioritas yang kuat, kecemasan yang tinggi, kecenderungan untuk overprotektif, harus selalu benar, sedangkan yang lain selalu salah. Anak sulung juga memiliki permusuhan secara tidak sadar terhadap adiknya ketika adiknya lahir. Anak sulung juga dikatakan memiliki sifat yang tidak bisa bekerja sama dan sangat mengkritik orang lain. Di sisi lain, sifat positif yang dimiliki anak sulung adalah suka merawat dan melindungi orang lain, serta menjadi organisator yang baik.
  • Anak kedua memiliki sikap positif yaitu bermotivasi tinggi, bisa bekerjasama dan mempunyai daya saing yang cukup, tetapi kadang ia memiliki sifat yang buruk yaitu daya saing yang terlalu tinggi dan mudah berkecil hati, yang disebabkan oleh sikap anak sulung yang dendam dan menganggap mereka sebagai musuh.
  • Anak bungsu memiliki sifat yang memiliki gaya hidup manja karena ia yang paling dimanja, sehingga kadang juga memunculkan sifat yang bergantung pada orang lain, ingin selalu unggul dalam segala hal, dan dualitas ambisi yang realistis dan idealistis (pada orang-orang tertentu).
  • Anak tunggal berada dalam posisi unik dalam hal daya saing, yaitu tidak bersaing dengan saudra-saudaranya, tetapi dengan ibunya. Karena hidup dalam dunia orang dewasa, maka mereka sering membentuk konsep diri yang besar dan rasa superioritas yang tinggi. Mereka kurang memiliki sifat kerja sama, dan mereka memiliki cara hidup yang manja, tetapi mereka matang secara sosial.

Demikian beberapa ulasan mengenai kecenderungan kepribadian anak berdasarkan urutan kelahiran. Akan tetapi, urutan lahir memang dianggap memiliki pengaruh pada karakter anak, namun hanya dalam sebagian kecil saja dibandingkan faktor-faktor lainnya, seperti lingkungan, cara orang tua mendidik, hingga jenis kelamin.

Daftar Pustaka

Adler, A. (1973). Alfred Adler’s individual psychology. Teori Dasar Psikologi Kepribadian I, 64.

Alwisol. (2006). Psikologi Kepribadian. Malang: UMM Press.

American Psychological Association. Dilansir dari https://www.apa.org/topics/personality/

Feist, J. & Feist, G. J. (2009). Theories of Personality. New York: Mc. Graw Hill Companies.

Lejarraga, T., Frey, R., Schnitzlein, D. D., & Hertwig, R. (2019). No effect of birth order on adult risk taking. Proceedings of the National Academy of Sciences, 201814153. doi:10.1073/pnas.1814153116

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *